Krisis BBM melanda Rusia. Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, katakan krisis ini berhubungan dengan perbaikan kilang minyak yang diserang drone Ukraina.

Di tengah krisis BBM ini, muncul beberapa "orang pintar" yang mengeklaim diri mereka bisa membuat penggunaan BBM lebih hemat dan menaikan angka oktan BBM.

Bloknot Novorossiysk melaporkan (10/7), alih-alih mengecek kondisi mesin mobil yang alami keborosan penggunaan BBM, "orang pintar" melakukan ritual dengan tongkat ajaib dan benda klenik lainnya.

Mantra ditujukan ke mobil dan pemilik mobil sebagai tolak bala atau untuk melindungi dari kutukan. Biaya "rukiyah" ini disebut mematok tarif ₽1.500 hingga ₽16.000 (setara Rp 350 ribu hingga Rp 3,7 juta).

Selain "rukiyah" ada pula "orang pintar" praktisi esoteris yang mengeklaim mampu mengubah karakteristik bahan bakar ke yang lebih tinggi atau mahal, misalnya saja dari Al-92 ke Al-100 (angka adalah angka oktan).

Menanggapi fenomena ini, beberapa ahli menggarisbawahi bahwa naiknya kebutuhan BBM pada kendaraan itu biasanya berhubungan dengan kondisi mesin yang tidak sehat, permasalahan injektor, sensor, tekanan ban, atau kualitas BBM digunakan.

Sedangkan terkait pengubahan karakteristik Al-92 ke Al-100, beberapa ahli juga tegaskan bahwa angka oktan bahan bakar bergantung pada komposisi bahan kimianya. Jadi, angka oktan tidak bisa diubah dengan mantra atau ritual.