Duka datang dari dunia musik Jepang. Penabuh drum Luna Sea, Shinya Yamada, dikabarkan meninggal dunia pada 17 Februari 2026 pukul 18:16 JST di usia 56 tahun. Berita duka ini disampaikan melalui laman resmi dan media sosial dari band Luna Sea pada hari ini (23/2).
Awal September tahun lalu, Shinya secara mengejutkan umumkan bahwa dirinya menderita tumor otak. Suami Aya Ishiguro itu juga bertarung melawan kanker usus besar stadium 4 sejak 2020 dan telah jalani 7 kali operasi, kemoterapi, serta radioterapi. Meski begitu, ia tetap tampil dalam konser perayaan 35 tahun Luna Sea di Tokyo Dome pada 23 Februari 2025.
Dalam laman resmi Luna Sea, dikatakan bahwa hingga akhir hayatnya, Shinya tetap berkomitmen dalam menjalani rehabilitasi. Komitmen itu didorong oleh tekatnya untuk bisa menabuh drum pada konser LUNATIC X'MAS 2025 -Our Journey Continues- yang sebelumnya dijadwalkan ulang 12 Maret 2026 di Ariake Arena.
Disebutkan bahwa Shinya sangat yakin mereka berlima (Luna Sea) dapat kembali tampil di panggung bersama lagi. Semangat pantang menyerah dan senyumannya yang berseri bagaikan matahari, telah menjadi sumber harapan bagi rekan-rekan bandnya (Sugizo, Ryuichi, Inoran, dan J) serta seluruh staf. Namun takdir berkata lain, Shinya telah menghembuskan napas terakhirnya.
Luna Sea sampaikan, ritme penuh jiwa yang Shinya ciptakan selama lebih dari 35 tahun dan kecintaannya yang tak terbatas pada musik akan bergema selamanya dalam warisan Luna Sea. Ritmenya tak akan pernah pudar.