Kasus kecurangan di SEA Games 33 cabor esports AoV wanita yang melibatkan Naphat "Tokyogurl" Warasin (29) dan Cheerio (23), menemui babak baru. Biro Investigasi Kriminal (CIB) Thailand ungkap kepada publik pada hari ini (13/2) via siaran langsung media sosial 'CIBTHAILAND', keduanya telah ditangkap dalam operasi kepolisian yang dinamakan "Ghost Buster".

Melansir dari Siamsport (13/2), CIB lakukan penggerebekan pada 4 Februari 2026 di 3 lokasi di Provinsi Nakhon Phanom dan Nonthaburi. Dalam operasi Ghost Buster ini, ditemukan barang bukti krusial, termasuk ponsel yang digunakan saat SEA Games 33.

Dilaporkan The Nation Thailand (13/2), Tokyogurl dan Cheerio secara resmi didakwa pada 5 Februari 2026. Sehari kemudian, kasus ini diteruskan ke Kejaksaan Distrik Patumwan untuk diproses lebih lanjut. Sidang di pengadilan sedianya akan digulirkan pada 17 Maret 2026.

Penyidik mengungkap Tokyogurl telah memberikan data login kepada Cheerio, untuk memainkan akun AoV milik Tokyogurl. Praktik kecurangan ini disebut telah direncanakan dan dilakukan sejak pemilihan atlet (mewakili Thailand) dan training camp. Metode digunakan adalah melalui fitur screen-sharing di Discord; Cheerio memainkan akun, Tokyogurl berakting memainkannya.

Bagaimana cara Tokyogurl melancarkan aksinya di panggung SEA Games 33? Berdasarkan video diunggah CIB Thailand (13/2), Tokyogurl katakan kepada penyidik bahwa ia mengawasi arah pergerakan kamera yang ada di depannya. Ketika arah kamera tak mengarah dirinya, Tokyogurl mengambil ponselnya yang sebelumnya disembuyikan, menumpuknya, memindahkan kabel, lalu menyembunyikan ponsel resmi pertandingan di bawah pahanya.

Tokyogurl dan Cheerio didakwa telah melanggar Undang-Undang Komisi Pelanggaran Terkait Komputer No.2 Tahun B.E. 2560 (2017), terkait pengaksesan data secara ilegal terhadap komputer atau sistem komputer dengan proteksi spesifik dan membagikan infomasi privat/rahasia. Keduanya terancam hukuman penjara hingga maksimal 2 tahun atau dikenai denda hingga maksimal 40 ribu baht, atau keduanya.

Terkait aksi jokinya ini, Cheerio mengaku telah berhutang budi kepada Tokyogurl, termasuk terutama karena telah membantu keuangannya. Oleh karena itu, dirinya membalas budi membentuk persona Tokyogurl dalam menjadi "gamer girl". Pada dasarnya, ia "memainkan semua permainan" yang diperankan oleh Tokyogurl.