IDWS.ID

Computer

Microsoft Akhiri Internet Explorer Pada Agustus 2021

19 Aug 2020

Setelah 25 tahun lamanya, akhirnya Microsoft akan menghentikan semua dukungannya kepada Internet Explorer.

IDWS, Rabu, 19 Agustus 2020 - Sebagian orang mungkin berpikir bahwa Microsoft sudah lelah salah satu produk tertuanya itu jadi bulan-bulanan di internet, hingga melahirkan banyak meme. Namun sebenarnya, perusahaan asal Amerika Serikat itu ingin memuluskan jalan bagi browser barunya, Microsoft Edge, yang mengandalkan perangkat lunak open-source Chromium.

Dalam blog resminya, Microsoft menyatakan bahwa mulai Microsoft Teams tidak akan lagi mendukung Internet Explorer 11 mulai 30 November 2020. Sedangkan aplikasi dan layanan Microsoft 365 akan menghentikan dukungannya untuk Internet Explorer 11 mulai tahun depan.

Dengan banyak situs web dan aplikasi yang masih menggunakan Internet Explorer, Microsoft berusaha menghindari dua peramban aktif sekaligus. Perusahaan mengatakan dengan mode Internet Explorer Legacy  berarti pengguna dapat menggunakan satu browser untuk menikmati layanan terbaik dari web modern dengan lancar di satu tab, sambil mengakses aplikasi Internet Explorer 11 lama yang penting bagi bisnis di tab lain.

 

(Icva2/iStock)

Penutupan Internet Explorer dan browser non-Chromium Microsoft, telah terjadi selama bertahun-tahun. Internet Explorer 8,9 dan 10 dihentikan pada 2016, sedangkan Microsoft Edge diperkenalkan satu tahun sebelumnya pada 2015. Internet Explorer 11 sendiri diperkenalkan pada 2013 silam.

Perpindahan ke Chromium untuk browser Microsoft, dibandingkan dengan browser milik sebelumnya, memiliki konsekuensi yang lebih besar untuk masa depan internet terbuka. Kekhawatiran tersebut menjadi lebih mendesak dalam beberapa bulan terakhir karena, antara lain, perselisihan antara pemerintah Amerika Serikat (AS) dan TikTok.

Chromium sekarang menjadi dasar dari Google Chrome, Microsoft Edge, Brave, Vivaldi, Avast Secure Browser dan Opera. Artinya, Google memiliki pengaruh lebih besar dalam hal fitur yang dikembangkan, praktik yang diterima dan masalah kegunaan mana yang dianggap penting.

Meskipun demikian, peramban Edge baru menyertakan berbagai fitur yang membedakannya dari yang lain, seperti Google Chrome. Ini termasuk mengaktifkan perlindungan pelacakan secara default, yang memblokir iklan dan hampir semua kode pelacakan pihak ketiga.

 

(Stefanus/IDWS)


Sumber: Blog resmi Microsoft, Republika.co.id

Share    

IDWS Promo