Perempuan tertua di Jepang, Shigeko Kagawa, dilaporkan meninggal dunia pada usia 115 tahun. Informasi ini disampaikan Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Sosial Jepang pada hari ini (31/8), bahwa Shigeko Kagawa telah meninggal pada hari Kamis, 27 Agustus 2026.
Dilansir Kyodo dan Jiji Press (31/8), Shigeko Kagawa lahir pada bulan Mei tahun 1911. Lulus dari sekolah kedokteran pada tahun 1934, ia bertugas di departemen kebidanan dan kandungan hingga penyakit dalam di sebuah rumah sakit di Osaka, selama tiga tahun.
Tahun 1937, Shigeko Kagawa mendirikan sendiri kliniknya di Yamatokoriyama, Prefektur Nara. Ia berpraktik menjadi dokter spesialis kebidanan dan kandungan, sekaligus penyakit dalam, hingga di usianya mencapai 80an tahun.
Di usia 109 tahun, ia adalah salah satu pelari dalam estafet obor Olimpiade Tokyo 2020 di Prefektur Nara. Shigeko Kagawa melakukannya dengan kursi roda yang didorong oleh anggota keluarganya. Hal tersebut membuatnya menjadi pemegang obor tertua dalam sejarah estafet obor Olimpiade.
Predikat perempuan tertua di Jepang didapatkan Shigeko Kagawa pada Juli 2025, ketika Miyoko Hiroyasu meninggal di usia 114 tahun. Setelah Shigeko Kagawa meninggal, predikat tersebut kini disematkan kepada Fuyo Kishimoto yang berusia 114 tahun.