Sumber: X/mei_hanada
Untuk pertama kalinya dalam sejarah AKB48, pihak manajemen memutus kontrak eksklusif member/anggota AKB48 secara sepihak. Salah satu dari Generasi ke-19 AKB48, Hanada Mei, tidak lagi menjadi member AKB48 per 23 Juni 2026.
Perempuan 21 tahun dengan nama panggilan Meimei itu sebelumnya sering terlambat datang dalam aktivitas grup sejak Desember 2025 karena alasan kesehatan. Pihak manajemen kemudian menghentikan aktivitasnya (hiatus) sejak 1 Mei 2026 untuk fokus memulihkan kondisi kesehatan.
Mengutip laman resmi AKB48 (23/6), diketahui ternyata Meimei memiliki hubungan dengan seorang penggemar. Mei mengelak tuduhan tersebut dan mengaku hanya 2 kali bertemu dengan penggemar tersebut secara tidak sengaja.
Pihak manajemen melakukan penelusuran lebih dalam kepada pihak-pihak terkait. Didapatkan bukti bahwa Mei beberapa kali bertemu dengan penggemar tersebut di luar kegiatan resmi grup. Hal itu termasuk melanggar larangan diterapkan AKB48.
Sebenarnya pihak manajemen masih menghargai keinginan Mei untuk kembali aktif di AKB48. Namun diskusi terkait hal ini menemui titik buntu. Mei bahkan mengeklaim ada staf yang memaksanya untuk mencukur botak rambutnya, yang diketahui tidak benar.
Selain itu, Mei menginginkan pihak manajemen menghukum member yang berbicara buruk tentangnya. Ia juga meminta ban (larangan) kepada penggemar dalam konteks masalah ini untuk dicabut. Polemik semakin buntuk karena Mei tidak mau berdiskusi langsung dan hanya melalui pihak pengacaranya.
Menimbang polemik yang semakin buntu ini, pihak manajemen (DH CO., Ltd.) akhirnya memutus kontrak eksklusif seorang member untuk pertama kalinya sepanjang sejarah AKB48.