Popularitas Roblox sebagai platform permainan daring memang telah menarik perhatian banyak pemain, termasuk usia anak-anak hingga remaja. Momentum ini dimanfaatkan oleh GP Project (Galeri Pemula) untuk hadirkan pengalaman belajar interaktif melalui video gim edukatif di platform Roblox. Masih dalam tahap Beta, gim/experience/map dinamakan Gunung Sinau telah dipresentasikan oleh GP Project ke setidaknya 2 sekolah di Sidoarjo, Jawa Timur (per 2 Februari 2026).

GP Project bermula dari komunitas Roblox yang dibentuk oleh pria asal Sidoarjo bernama Izzulhaq Ali Miftahuddin alias Zulhaq. Dengan map petualangan pendakian, total ada 7 pos termasuk puncak. Di tiap pos, pemain harus menjawab beberapa pertanyaan sesuai mata pelajaran yang dipilih, supaya bisa melangkah meneruskan petualangan. Untuk menghindari mencari jawaban bantuan, seperti "googling", pemain akan diberikan pertanyaan tambahan jika tidak bisa menjawab dalam 20 detik.

Adapun pertanyaan mata pelajaran (mapel) yang disajikan adalah PKn, IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, serta Sejarah. Kesemua mapel itu adalah untuk jenjang SMP, dikarenakan target utama GP Project untuk fase testing adalah mengunjungi SMP sederajat. Tingkatan dan mapel lain direncanakan akan ditambahkan untuk pengembangan ke depannya. Zulhaq katakan kepada IDWS, pertanyaan disajikan dalam gim adalah hasil kerja sama dengan pengajar.

Menambahkan keseruan permainan, pemain akan diberikan aura dan kostum bisa dipilih atau dibuka setelah sejumlah total pendakian. Pendakian dimaksud adalah proses pemain dari awal permainan hingga menuju puncak di pos terakhir. Penambahan leaderboard atau papan peringkat, tentunya akan menambah semangat para pemain untuk bersaing melakukan pendakian terbanyak. Untuk saat ini, jumlah pertanyaan masih terbatas dan akan ditambahkan tiap pembaruan.

Saat penulisan, GP Project telah lakukan kunjungan dan demo ke MTs Huliyyatul Ilmi dan SMP YPM 4 Bohar, Sidoarjo, Jawa Timur. Video reel kunjungan tersebut telah diunggah di akun Instagram 'galeri.pemula' dan 'zulhaq.std'. Mendapatkan respon positif dari sekolah telah dikunjungi, GP Project katakan saat ini telah ada 3 daftar sekolah di Sidoarjo, Malang, serta Nganjuk, yang akan dikunjungi. Namun GP Project belum membeberkan nama sekolahnya kepada IDWS.

GP Project membuka lebar kerja sama dengan pihak sekolah yang ingin menggunakan Gunung Sinau sebagai bagian dari proses pembelajaran di sekolah. Zulhaq menyebut, pihak sekolah yang bekerja sama, akan diberikan salinan map dan panduan teknis, termasuk untuk menyesuaikan pertanyaan dan jawaban sesuai kebutuhan pembelajaran. Per 2 Februari 2026, model jawaban disajikan adalah pilihan benar salah, serta jawaban terbuka yang harus diketik manual. Zulhaq dan tim GP Project berharap, bisa menyebarkan Gunung Sinau ke banyak sekolah di Indonesia.