Mengeklaim dirinya mendapat wahyu dari Tuhan, pria Ghana dikenal sebagai 'Ebo Noah' (sebelumnya Ebo Jesus), ia menyebut akan terjadi banjir bandang yang menghancurkan dunia pada 25 Desember 2025 dan berlangsung selama 3 tahun (kiamat).

Oleh karena itu ia mengumpulkan pengikut untuk membangun 8 Bahtera (kapal raksasa) Nuh. Namun pada hari Natal kemarin (25/12), ia menyatakan kiamat ditunda.

Awalnya Ebo Noah menyebut yang terjadi kepadanya adalah peristiwa kenabian. Media lokal GhanaWeb melaporkan (13/12), warga Elmina mengungkap bahwa kapal yang diklaim dibangun oleh Ebo Noah adalah kapal yang sedang dibangun oleh warga untuk mencari ikan. Warga juga menyebut Ebo Noah adalah konten kreator yang pindah ke Elmina sekitar 3 bulan yang lalu. Para warganet pun menganggap Ebo Noah adalah orang halu atau mencari sensasi saja.

Penangkapan Ebo Noah beredar pada 13 Desember 2025. Ebo Noah kemudian dilepaskan kembali karena tindakan serupa kewahyuan atau kenabian bukanlah aksi kriminal.

Ia dalam video diunggahnya, menyebut dirinya hanyalah pria biasa yang mendapatkan wahyu dari Tuhan, bukan wahyu kenabian. Dalam video diunggah 24 Desember 2025, ia muncul mengendarai Mercedes-Benz B Class W247. Ebo Noah mengucapkan terima kasih kepada para pendukung/pengikutnya, setelah ia mendapatkan mobil baru.

Hari pembuktian tiba, 25 Desember 2025. Ebo Noah mengumumkan bahwa Tuhan telah mendengar doanya dan mendapatkan wahyu baru. Disebut Ebo Noah, kiamat telah ditunda, untuk memberi waktu membangun lebih banyak Bahtera Nuh.

Ia mengeklaim sejauh ini telah ada 10 Bahtera Nuh yang telah dibangun. Ia menutup videonya dengan ucapan selamat Natal dan tahun baru. Terbaru, ia malah muncul di acara Rapperholic 2025 digelar rapper kenamaan Ghana, Sarkodie, pada 25 Desember 2025 malam hari.