Kelakuan iseng bocil memang tidak ada habisnya. Seorang siswa SDN 4 Kampungdalem, Tulungangung, tidak bisa mengeluarkan kepalanya dari tiang ring basket yang berstruktur 3 besi berbentuk segitiga. Damkar Kabupaten Tulungagung menerima laporan ini pada Rabu, 2 September 2026 sekitar pukul 12.40 WIB.
Video evakuasi bocah SD berinisial MA ini diunggah Damkar Kabupaten Tulungaggung di akun media sosial mereka (2/9). Tampak dalam video, petugas Damkar menggunakan alat penyelamatan hidraulis atau yang dikenal juga dengan nama 'Jaws of Life', untuk memotong salah satu bagian besi penguat tiang ring basket.
Penanganan kejadian yang menerjunkan Kasi Penyelamatan, Analis Kebakaran, dan Baruna 2 ini akhirnya berhasil mengeluarkan MA dari tiang basket. Pemotongan pada sisi besi penguat, cukup untuk dilewati leher MA yang melewatinya sambil menangis. Guru, murid, serta warga sekitar yang melihat kejadian ini pun kemudian berteriak gembira sambil bertepuk tangan.
Bagaimana peristiwa kepala tersangkut ini bisa terjadi? Dilansir Suara Jatim Post (2/9), Galih Nusantoro selaku Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung menjelaskannya. Peristiwa ini terjadi saat para siswa menunggu jemputan pulang sekolah.
Bermain di lapangan basket, siswa kelas 3 SD berinsial MA itu diduga iseng memasukkan kepalanya ke tiang ring basket. Upaya mengeluarkan kepala secara mandiri tidak berhasil karena MA panik dan menangis. Petugas Damkar akhirnya menggunakan alat untuk mengevakuasi MA dalam waktu sekitar 15-20 menit.
Damkar Kabupaten Tulungagung mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi petugas apabila menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan bantuan penyelamatan. Mereka menegaskan tidak hanya bertugas dalam penanganan kebakaran, namun juga berikan pelayanan penyelamatan dan evakuasi dalam kondisi darurat.