Sosok pria berdiri di pintu masuk toko, viral di internet. Dalam foto beredar, ia berdiri dengan pose mirip dengan karakter Goku SSGSS dalam banner video gim Dragon Ball FighterZ yang berada di area masuk toko. Namun dalam rekaman video asli, pose tersebut tidak ada, foto beredar adalah hasil rekaan dengan Generative AI.
Meskipun foto beredar adalah hasil rekaan Generative AI saja, kejadian pria tersebut berusaha melindungi toko adalah hal yang benar-benar terjadi. Ia berusaha melindungi toko dari para penjarah dalam demonstrasi terjadi di Nice, Prancis.
Awalnya muncul narasi di internet bahwa pria dalam kejadian tersebut adalah pemilik toko yang menjual video gim dan barang kultur pop. Dalam laporan Radio France via ICI (19/10), dijelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di Micromania-Zing di Avenue Jean-Medecin, Nice. Pria dalam video adalah karyawan toko tersebut, ia bernama Pierre.
Micromania sendiri adalah perusahaan retail video gim terbesar di Prancis. Pada tahun 2017, Micromania dan Zing Pop Culture merger menjadi Micromania-Zing untuk menggabungkan penjualan video gim dan barang kultur pop seperti action figure dan berbagai merchandise lainnya. Saat ini ada lebih dari 300 toko Micromania-Zing yang tersebar di seluruh Prancis.
Pierre berusaha menghadapi sejumlah orang yang merusak dan menerobos masuk toko tempatnya bekerja. Dalam video beredar, perlihatkan dirinya bahkan sempat terjatuh setelah ditendang seorang perusuh dari belakang. Keberanian Pierre membuat beberapa warganet berkomentar dirinya memiliki aura Bangsa Saiyan.
Pria "aura Saiyan" itu katakan bahwa dirinya belum bisa memahami sepenuhnya apa yang sebenarnya terjadi. Ia baru bisa memprosesnya ketika telah usai. Pierre merasa sebenarnya ia tak seharusnya melakukan tindakan tersebut dan menyebut itu adalah tindakan bodoh. Namun pada saat kejadian, itulah yang bisa ia lakukan secara spontan.
Meski menjadi salah satu korban kerusuhan, Pierre menyebut perilaku kekerasan itu dilakukan sebagian kecil orang saja. Menurutnya, demonstrasi yang digelar di pusat kota Nice itu berjalan cukup baik. Ia menganggap beberapa orang yang berbuat onar bukanlah mayoritas pendemo.
Melalui akun Instagram 'stonebrushstudio', Pierre menggungah Instagram Story (18/10). Ia menyatakan rasa terima kasihnya atas segala perhatian dan dukungan diberikan kepadanya. Pierre membuat unggahan ini karena ia melihat beberapa penggalangan dana untuk dirinya, namun tidak ada seorang pihak pun yang menghubungi dirinya terkait hal tersebut.
Pierre menegaskan dirinya tidak membuat ataupun terlibat dalam penggalangan dana yang beredar di internet. Ia meminta warganet berhati-hati untuk menghindari penipuan. Jika ada informasi terbaru, ia akan mengunggahnya di akun Instagram miliknya. Dari akun Instagram 'stonebrushstudio', diketahui ternyata Pierre adalah seorang seniman figurine painter.
Sebagai informasi, aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan terjadi di beberapa kota di Prancis pada 17 Oktober 2026. Demo ini adalah gelombang dari unjuk rasa nasional yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup yang tinggi, krisis kondisi pendidikan, serta penurunan kualitas layanan publik. Dengan alasan serupa, aksi di Prancis ini juga meluas di negara Eropa lain, termasuk Italia, Belgia, serta Portugal.